Tips Bisnis bisnis dari rumah

Published on Maret 29th, 2017 | by Eka Julianto Arif

0

Prinsip Penting Saat Memulai Bisnis Dari Rumah

Bisnis dari rumah, siapa sih yang tidak mau. Mengerjakan semua serba dari rumah. Bisa mengurus anak, melihat istri, melihat keluarga tercinta. Tapi bukan karena bisnis dari rumah Anda mengerjakan secara asal dan acak-acakan. Melainkan Anda harus memiliki prinsip dan target kerjanya.

Apa sajakah itu?

Ini Ada Beberapa Prinsip Penting Saat Memulai Bisnis Dari Rumah

  1. Bisnis dari rumah bisa besar
  2. Gaya Kerja Bakal Menentukan Omzet Kita
  3. Rencana Kerja dan Target
  4. Tidak Harus Modal Sendiri
  5. Menggaji Diri Sendiri
  6. Pilih Bisnis Yang Tepat
  7. Atur Keuangan
  8. Produk + Place + Promotion

Ayo kita bedah sekarang juga…

  1. Bisnis dari Rumah Bisa Besar

Pahami satu pesan penting, bahwa bisnis dari rumah bisa besar kok.

Tidak harus berbisnis offline, bisnis online pun bisa sangat besar. PR nya adalah menerapkan gaya kerja dengan benar, lakukan bisnis yang potensial, fokus pada target dan terapkan teknik jualan + perlahan bangun tim, sehingga ga kerja sendiri.

Ingat, ketika menjalankan bisnis dari rumah, mindsetnya bukan cuma jutaan, melainkan punya mimpi dan goal untuk tembus milyaran. Kalau sudah punya mindset ini, setidaknya kita membangun bisnis punya tujuan dan dikerjakan dengan semangat.

Apa solusinya?

Buat mimpi yang besar, bahwa bisnis kita bisa menghasilkan jutaan hingga milyaran.

 

  1. Gaya Kerja Bakal Menentukan Omzet kita

 

Meski bisnis dari rumah, tapi gaya kerja kita harus tetap profesional. Artinya kita harus punya jam kerja. Jadi saat bekerja di jam kerja yang kita buat, kita fokus. Bukan malah leyeh-leyeh terus dirumah. Tidak aneh banyak bisnis dari rumah yang gitu-gitu aja perkembangannya, karena gaya kerja kita yang ga benerrr.

Ingat, sukses dan gagalnya bisnis seringkali bukan ditentukan dari produk yang kurang bagus atau pasar yang kurang potensial, seringkali gagalnya bisnis karena gaya kerja si owner yang lebih banyak santai.

Bukan tidak boleh, pahami bahwa saat merintis bisnis, gaya kerja kita harus didasari dengan semangat kerja keras, lakukan strategi dan terapkan dengan konsisten, bukannya malah santai-santai.

Apa solusinya?

Mulai membuat budaya kerja pribadi. Ini yang dinamakan manajemen diri. Kita tidak akan bisa memimpin orang lain, kalau kita saja tidak bisa memimpin diri sendiri.

Bagaimana caranya?

Buat prinsip-prinsip kerja yang jelas, misal: profesional, fast response, service exellence, waktu kerja ontime dan lain sebagainnya.

 

  1. Rencana Kerja dan Target

Membangun bisnis dari rumah tetap harus punya rencana kerja yang jelas dan target yang harus ditentukan.

Kenapa seringkali kita tidak punya rencana kerja? Karena kita tidak pernah punya target yg jelas.

Apa saja targetnya? Contohnya:

Target closing per hari berapa

Target omzet per bulan berapa

Target rekrut reseller berapa

Target terjual berapa pcs

Target untung berapa

Target memperbesar kolam prospek berapa        

 

Nahh, diatas adalah salah satu contoh target yang perlu dibuat.

Kalau ada target ini, kita baru bisa membuat rencana kerja dari setiap target yang dibuat. Rencana kerja ini penting ditulis setiap hari agar kita punya sistem kerja yang teratur.

Sebab seringkali kelemahan bisnis dari rumah, kita tidak punya sistem kerja yang teratur. Jika kita tidak punya sistem kerja yang teratur, imbasnya penjualan kita pun tidak teratur.

Apa solusinya?

Buat target kerja dan rencana kerja harian. Buat dalam tertulis.

 

  1. Tidak Harus Modal Sendiri

 

Apa yang membuat orang enggan berbisnis?

Seringkali alasannya adalah modal, modal dan modal. Yupp modal memang penting jika Anda mau punya indomaret, ingin punya usaha bengkel, ingin punya bisnis apotik.

Tapi jika untuk memulai, tidak harus bisnis yang bermodal besar seperti diatas?

Teman-teman bisa mulai dari bisnis online, bisa mulai dari reseller, bisa mulai berjualan dengan toko online atau menjual produk orang lain. Bahkan kita bisa menghasilkan dari skill yang kita miliki.

Yang jadi masalah seringkali ketika berbicara tentang bisnis, pasti udah ribet dulu pikirannya. Tahu kah?

Membuat ide bisnis yang ribet seringkali menghambat seseorang untuk buka bisnis.

Kendala buka bisnis dan terbentur modal adalah alasan klasik, dan jangan-jangan ini jadi mental block atau penghambat action. Padahal banyak kok diluar sana yang jadi reseller, pebisnis online, jualan modal facebook tapi omzetnya mengalahkan bisnis yang pakai modal gede. Seringkali ini berbicara tentang mindset dan ilmu.

Banyak yang belum melakukan ini karena tidak tahu. Coba saja tahu, pasti tidak akan menunda bisnis. Banyak ide bisnis bertebaran diluar sana. Tinggal PRnya kita mau berbisnis apa gak.

Tipsnya adalah JANGAN DIBIKIN RIBET.

Semakin dibuat ribet, makin kelamaan buka bisnisnya.

Untuk pebisnis pemula yang baru akan merintis, mulai dari yg sederhana, mulai dari yg mudah dan mulai dari sekarang.

 

  1. Menggaji Diri Sendiri

Menggaji diri sendiri seringkali dilupakan. Lho? Maksudnya bagaimana mas?

Seringkali kita keenakan bisnis, keenakan jualan eh lupa menggaji diri sendiri.

Lha kan kita owner mas?

Begini, meski kita owner bukan berarti kita (maaf) seenak jidat tidak punya rencana income.

Membangun bisnis juga harus punya konsep bahwa diawal kita harus sepakat mau gajian dari bisnis berapa.

Kalau dah kita set gajian berapa, kita paham harus ngejar berapa closing penjualan kita.

Gaji boleh tetap, tetapi bonus bulanan bisa terus berubah sesuai kinerja penjualan kita.

Kebayang?

Begini, kalau gaji kita dari bisnis adalah 6jt per bulan.

Omzet lagi naik atau turun, gaji harus tetap. Nah ketika ada kenaikan omzet, kita boleh dapat bulanan, tapi kalau lagi turun jangan ada bonus.

Prinsip ini penting diterapkan sehingga ga mengganggu cashflow bisnis.

  1. Pilih Bisnis Yang Tepat

Jangan berbisnis yang Cuma tren sesaat doang. Contoh, lagi rame jualan buble drink, jadi ikutan jualan buble drink. Lagi rame jualan kentang ulir, ikutan jualan kentang ulir, lagi rame capucino cincau, ikutan juga.

Berbisnis melihat tren itu tidak salah. Tapi jangan sampai kita capek karena gonta ganti bisnis terus. Udah capai merintis eh gantiii, udah capek-capek membangun, eh tahun depan ganti lagi.

Pilih bisnis yang tepat yg ga bergantung ama tren di pasar. Tren ini bukan tren season, melainkan tren produk.

Solusi:

Produk fashion, produk makanan (yang tidak aneh-aneh), produk edukasi, herbal, produk gadget dan jasa adalah beberapa bisnis yang bukan cuma tren sesaat.

 

  1. Atur Keuangan

Bisnis yang baik adalah bisnis yang keuangannya diatur sedemikian rupa.

Ada beberapa prinsip penting untuk mengatur keuangan bisnis.

  1. Harus melakukan pencatatan rapi, jelas.
  2. Setiap transaksi harus ada dokumentasi.
  3. Haram hukumnya mencampur keuangan pribadi dan keuangan bisnis.
  4. Buat laporan laba rugi setiap bulan sehingga jelas kondisi bisnis.
  5. Buat laporan cashflow yg sederhana, untuk mengetahui seberapa cashflow kita.

Meski bisnis dari rumah, bukan berarti gaya mengatur keuangan kita kayak koboi, alias bebas seenak penunggangnya. Tanpa pengaturan dan pencatatan yang benar, jangan harap bisnis dari rumah bisa menghasilkan.

Ga aneh kalo banyak pebisnis merasa kok gak pernah ada uang, kok bisnisnya gak ada hasilnya.

Mungkin bukan karena jualannya, melainkan karena kitanya yang tidak bisa atur keuangan dalam bisnis.

  1. Produk + Place + Promotion

Nah ada bagian penting ketika membangun bisnis dari rumah

Konsep ini adalah konsep klasik dari marketing mix, 4Ps, kalau sekarang mungkin sudah 7Ps, tapi 4 P ini masih sangat relevan ketika akan memulai bisnis. Kali ini saya akan fokus ke 3 P yang wajib dipersiapkan UKM dan pebisnis pemula.

Ini berbicara tentang perencanaan marketing yg bisa di action dengan baik.

Konsep ini nantinya akan saya padukan dengan sales funneling. Karena akan banyak juga membahas bisnis online selain offline.

 

Yuk kita bahas sekilas

 

Produk

Produk ini harus punya kelebihan di banding yang lain, ada yang namanya value of produk. Produk yang bernilai adalah produk yang bermanfaat dan punya kelebihan.

Produk yang kita jual harus bisa menyelesaikan permasalah orang lain, produk kita harus jadi solusi.

 

Place

Place adalah saluran pemasaran.

Saluran pemasaran ini adalah channel jualan kita. Ada beberapa macam yg kita bisa terapkan.

Misal:

Saluran jualan secara offline, secara online, melalui agen atau reseller.

Konsep place ini perlu diperhatikan dengan baik. Tanpa place yg jelas, kita ga akan bisa melejitkan penjualan.

 

Promotion

Promotion berbicara tentang materi promosi yang kita buat dan teknik jualan kita terapkan.

Materi promosi ini berbicara tentang headline, copywriting, dan pola promosi di online dan offline.

Tidak hanya itu, di bagian promosi ini kita juga wajib memahami cara jualan dengan benar.  Tanpa skill ini, closing kita bakal susah tembus target.

Produk + Place + Promotion adalah satu kesatuan perencanaan marketing.

Bahasa kerennya adalah marketing plan. Simpelnya adalah produk tersebut harus ditentukan jualnya dimana dan cara promosinya seperti apa.

Nah sampai sini mulai kebayangkan, bisnis dari rumah itu tidak bisa main-main, harus dipersiapkan dengan baik.

Siap-siap akan ada materi lebih keren lainnya.

Semoga makin bermanfaat…

Info Bisnis dari Rumah

Ingin Belajar Bisnis Internet Dengan Mudah & Murah

Daftarkan Diri Anda Secara GRATIS Di ratusan member yang telah tergabung + GRATIS puluhan ebook bisnis & Tools bisnis internet


About the Author

Selamat datang di BisnisEka.com Portal sharing dan belajar bisnis internet dan Internet marketing. Tips dan trik bisnis yang akan membantu profit bisnis anda lebih naik lagi



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑

Bingung Mulai Dari Mana? dapatkan Tips Gratis Cara Berbisnis Internet Dengan BenarAkses Sekarang
+