http://www.bisniseka.com/blogger-newbie/


Newbie Start here HipnoWritting : 4 Jurus Mudah

Published on September 16th, 2017 | by Eka Julianto Arif

0

HipnoWritting : 4 Jurus Mudah

Apa itu HYPNOWRITING?

Sederhananya, HYPNOWRITING adalah bagaimana kita membuat tulisan yang menghipnotis. Oya, jangan bayangkan menghipnotis itu membuat orang tertidur atau membuat mereka mau melakukan apa pun yang kita inginkan.

Tulisan yang menghipnotis artinya tulisan yang menarik.

Sehingga orang fokus dan terus membaca apa yang kita tuliskan. Pernahkah Anda membaca tulisan promosi yang membuat kita penasaran sehingga tidak bisa berhenti membacanya?

Pernah membaca tulisan promosi yang seakan-akan mengetahui apa yang kita pikirkan sehingga membuat kita mengangguk-angguk dengan isinya.

Pernahkah Anda membaca tulisan promosi yang sangat mengalir sehingga kita
akhirnya tergoda untuk membelinya sekarang juga?

Tulisan promosi seperti inilah yang saya sebut dengan tulisan yang menghipnotis.

Sebagai seorang pebisnis, seperti Anda, apa yang akan terjadi bila Anda mampu membuat tulisan yang menghipnotis?

Apa efeknya pada rekening Anda, bila Anda bisa membuat tulisan yang membuat orang terpicu untuk membeli apa yang Anda tuliskan?

Asik bangetkan?

Pertanyaannya, bagaimana cara membuat tulisan yang seperti itu?

Apakah semua orang bisa membuat tulisan yang menghipnotis seperti itu?

Saya jawab, YA BISA.

Apa yang Anda perlukan adalah rumus, formula, atau resep.

Sehingga Anda cukup mengikutinya satu persatu untuk menghasilkan tulisan yang menghipnotis.
Nah, diartikel iniijinkan saya membagikan beberapa jurus untuk menciptakan tulisan yang menghipnotis.

Namun, sebelum sampai sana, kita sepakati definisi HIPNOTIS terlebih dulu ya…

Banyak orang saat mendengar kata hypnosis(atau hipnotis) mendadak ketakutan. Tidak bisa disalahkan, karena memang banyak sekali mitos dan kesalahpahaman yang tersebar terkait ilmu ini.

Hypnosis (atau hipnotis) adalah proses diterimanya sebuah ide di dalam pikiran secara ikhlas; tanpa dikritisi (dibantah).

Misalnya, ketika ada teman kita berkata: “kamupintar” lalu kita menerima ide bahwa kita pintar, artinya kita sedang terhipnotis oleh dia.

Tak heran Richard Bandler (penemu NLP) mengatakan “ Semua komunikasi yang efektif adalah hypnosis…”

Tantangannya, memasukkan ide kedalam pikiran tidaklah mudah.

Mengapa?

Karena manusia memiliki FILTER KRITIS yang berfungsi mengkritisi semua informasi yang masuk melalui inderanya.

Alarm dari filter kritis inilah yang berbunyi ketika orang lain “menjuali” kita.

Kita berpikir:

“ah, namanya juga jualan”
“masasih?”
“nggak mungkin kayaknya”
“mahal…”

Bila pikiran kritis seperti ini muncul, maka informasi tidak akan bisa diterima dan diserap secara utuh. Efeknya, orang akhirnya tidak tertarik dengan penawaran kita.

Orang tidak membeli penawaran kita.

Lain cerita bila kita bisa menembus/melewati filter kritisnya, orang akan berpikir:

“ya,ya,ya…”
“wah, bener juga”
“wiiii… menarik..”

Akhirnya mereka pun membeli apa yang kita tawarkan.

Nah, metode HYPNOWRITING bertujuan membuat tulisan yang bisa menembus filter kritis pembacanya. Sehingga mereka menerima informasi yang kita sampaikan tanpa dikritisi.

Ujung-ujungnya mereka akan tertarik dengan apa yang kita tawarkan.

Sampai disini bisa dipahami ya… 😊

Saya tahu, Anda mungkin sudah mulai berpikir: jadi bagaimana caranya?

Mana jurusnya? Betul?

Saya akan bagikan beberapa jurus.

Disimak baik-baik ya..

Ingin Belajar Bisnis Internet Dengan Mudah & Murah

Daftarkan Diri Anda Secara GRATIS Di ratusan member yang telah tergabung + GRATIS puluhan ebook bisnis & Tools bisnis internet

Jurus#1 – Awali dengan frasa “Banyak Orang”

Misal :

Kita jualan buku. Lalu mengatakan/menuliskan: “Buku ini bagus loh”-

Kemungkinan besar alarm kritis orang lain akan menyala.

Orang akan berpikir: ” Iyalah namanya juga orang jualan, pasti bilang barangnya bagus” Nah, supaya alarmnya nggak nyala, tambahkan frasa diatas.

Contoh:

” Banyak orang bilang kalau buku ini bagus”

Atau:

” Banyak orang yang sudah membeli buku ini mengatakan bahwa buku ini bagus”

Gimana rasanya?

Beda bukan?

Jadi frasa “banyak orang” ini menembus filter kritis si pendengar/pembaca. Frasa ini bisa dimodifikasi dengan “Sebagian besar orang…”  “Pada umumnya orang…” Dan kalimat lain yang maknanya sama.

Mudah bukan ya?

Sekarang kita lanjut kejurus berikutnya…

Jurus#2 – Menggunakan kutipan

Bisa dari riset, buku, tokoh atau siapapun
Misal kita mau mengatakan:

“Membacakan anak buku itu bermanfaat bagi perkembangan otak anak”

Kalau kita mengatakan seperti ini, orang akan mempertanyakan otoritas kita. Mereka tidak akan percaya begitu saja.

Berbeda bila kita menggunakan kutipan.

Misalnya:

“Dalam buku ‘Read Aloud’ disebutkan bahwa membacakan anak buku itu bermanfaat bagi perkembangan otak anak”

Atau:

” Banyak riset menyebutkan bahwa membacakan anak buku itu bermanfaat bagi perkembangan otak anak”.

Atau:

“Guru saya berkata bahwa membacakan anak buku itu bermanfaat bagi perkembangan otak anak”

Atau:

” Teman baik saya berkata bahwa membacakan anak buku itu bermanfaat bagi perkembangan otak anak”

Semua kalimat ini lebih menghipnotis dibandingkan kalimat awal yang tanpa kutipan.

Betul???

Jurus#3 – Gunakan frasa “Anda tentu tahu…”

Kalimat dasar: ” Buku adalah jendela pengetahuan”

Ditambah frasa diatas menjadi:

“Anda tentu tahu, buku adalah jendela pengetahuan”

Contoh lain:

” Anda tentu tahu, belajar hypnowriting itu penting. Apalagi jika Anda ingin sukses sebagai penjual”

” Anda tentu tahu, penjualan online tidak akan efektif kecuali kita bisa menggunakan kata-kata yang tepat”

Saya yakin, teman-teman semua menganggukkan kepala saat membaca kalimat contoh diatas.

Benar bukan?

Sekarang, saya bagikan jurus terakhir ya…

 

Jurus#4 – Gunakan Kata Penunjuk Waktu

Contoh kata penunjuk waktu:

Sebelum, selama, sesudah, sementara, ketika, sejak, terlebih dahulu…

Misalnya kita mau mengatakan:

” Bergabunglah sebagai distributor kami”

Bagaimana membuatnya lebih halus dan menghipnotis?

Gunakan kata penunjuk waktu.

Contoh:

Sebelum teman-teman memutuskan bergabung sebagai distributor kami, ada baiknya teman-teman mempelajari dulu aturan mainnya.

Pikiran pembaca tidak akan menentang ajakan untuk bergabung sebagai distributor.

Pikiran mereka akan menerima begitu saja kemungkinan untuk bergabung sebagai distributor.

Mengapa?

Karena pikiran kritis mereka sibuk memikirkan kalimat berikutnya:

Pelajari dulu aturan mainnya.

Fokus mereka teralihkan kekalimat pendukung, sehingga ide dari kalimat pertama masuk begitu saja kepikiran pembaca.

Contoh lainnya:

Sebelum ibu memesan Produk Toko Online Dropshipping karya saya ini, bagaimana kalau ibu lihat dulu BONUS yang saya berikan selama masa LAUNCHING?

Contoh lagi:

Sementara Anda memikirkan untuk membeli Panduan Toko Online Dropshipping ini,  ada baiknya Anda mengetahui bahwa BONUS yang saya berikan di
masa Launching ini belum tentu akan diadakan lagi.

Dan sebelum Anda menyesal karena tidak mendapatkan BONUS yang sangat menarik ini. Mengapa Anda tidak segera memutuskannya sekarang juga?

Nah, cukup empat jurus ini Anda bisa langsung mempraktekannya dulu ya…

Ingin Belajar Bisnis Internet Dengan Mudah & Murah

Daftarkan Diri Anda Secara GRATIS Di ratusan member yang telah tergabung + GRATIS puluhan ebook bisnis & Tools bisnis internet

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


About the Author

Selamat datang di BisnisEka.com Portal sharing dan belajar bisnis internet dan Internet marketing. Tips dan trik bisnis yang akan membantu profit bisnis anda lebih naik lagi



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑

Bingung Mulai Dari Mana? dapatkan Tips Gratis Cara Berbisnis Internet Dengan BenarAkses Sekarang
+