Bisnis Online Ingin Closing Meningkat Lakukan 5 Hal ini!

Published on Mei 10th, 2019 | by Eka Julianto Arif

0

Ingin Closing Meningkat? Lakukan 5 Hal ini!

Kali ini saya memulai artikel dengan Cerita dulu yah. Mau Menyimak?Karena penting sekali bagi seorang pebisnis pemula untuk menyimak kisa ini. Silahkan disimak dan dibaca yah..

Alkisah ada cerita tentang penjual online namanya Susi.

Susi punya cita-cita ingin jualannya laris manis.
Karena itulah, aktivitas Susi setiap hari adalah jualan di medsosnya.

“Tiada hari tanpa jualan !!!”
Itu sudah jadi motto hidup Susi. .

Kalau ada lomba bertahan menatap Facebook, mungkin Susi salah satu pemenangnya. .

Bayangkan. . .
Setiap 30 menit sekali, Susi buka Facebooknya.
Ngecek sudah ada yang respon iklannya atau belum . .

Dan tahu gak apa yang terjadi??

Ternyata modal semangat gak cukup.
Selama ini Susi nulis iklan hanya modal insting.
Sok asik sendiri, heboh sendiri, cuma asal nulis.
Alhasil iklannya Susi sepi respon. . 🙁

Susi gak tau iklannya sudah benar atau gak.
Susi gak tau iklannya sudah menarik atau belum.
Susi gak tau. . .
Gak ada yang ngajarin dia.

Cerita selesai. . .

Sebenarnya, nama Susi adalah nama fiktif yah hehehe.

Tapi kalau direnungkan baik-baik, mungkin Susi itu adalah salah satu dari kita.

Masih banyak yang merasa kalau promosi itu sulit,
Jualan itu susah,
Dan nulis iklan itu adalah suatu tantangan yang besar.

Dulu Saya seperti Susi.
Susah sekali buat iklan yang menarik. .
Susah membuat pembaca penasaran. .
Dan iklan sepi respon.

Untungnya, sahabat sekaligus guru Saya punya jalan keluarnya.
Sekarang Saya jadi tau apa yang harus dilakukan.

Dan karena Saya sudah tahu, Saya jadi kepikiran pingin bagi bocorannya ke yang baca artikel ini. .
Mau? 🙂

Jadi, berapa banyak yang punya masalah mirip seperti Susi?
Mau Saya bisikin solusinya?

Ini ya 5 Hal yang bisa dilakukan agar kemungkinan closing sepi jadi membesar. . 👇

1. Ulangi manfaat produk

Jika calon pembeli bertanya tentang harga, jangan hanya menjawab harga saja. Tapi jawablah dengan rumus harga + manfaat produk

Buat apa?

Pada dasarnya saat calon pembeli meminta info harga, mereka sudah ada keinginan membeli.

Dan keinginan itu bisa diperbesar jika kita memberikan informasi manfaat produk.

Dengan begini, calon pembeli gak hanya fokus diharga, tapi juga fokus ke manfaat.

Cara memberikan manfaat produk ini bisa macam-macam.

Bisa dengan menuliskan 3 manfaat produk dalam 1 kalimat.

Bisa dengan membuat daftar manfaat dalam bentuk poin-poin.

Atau untuk produk komoditas seperti baju, aksesoris, sepatu, kita bisa kirimkan ulang gambar produknya.

2. Cantumkan Batasan

Salah satu alasan kenapa jualan bisa gagal closing karena penjualnya lupa mencantumkan batasan.

Kenapa harus beli sekarang?

Apakah karena ada promo?

Ada bonus?

Stocknya terbatas?

Pengiriman hanya sampai jam tertentu?

Atau apa?

Jadi, mulai saat ini pastikan calon pembeli tau bahwa produk yang mereka inginkan itu terbatas.

Alasan kenapa calon pembeli menunda karena mereka merasa gak harus memiliki produknya sekarang.

Nah, kita bisa pancing perasaan itu dengan mencantumkan batasan.

3. Cantumkan emot 😊🙂😘 alias senyum & panggil nama mereka

Emotnya pilih salah satu aja, gausah dipakai semua, hehe.

Penelitian membuktikan bahwa mayoritas transaksi terjadi karena pembeli suka sama penjualnya.

Dengan menggunakan emot, dan memanggil nama mereka secara langsung. Itu akan memberikan kesan kita adalah penjual ramah.

Panggilah nama mereka sesuai jenis bisnis Anda.

Kalau target pasarnya anak muda, pakai Kak

kalau target pasarnya orang tua, pakai Pak, Bu

Kalau target pasarnya rentang usia, sering-sering pakai Mas atau Mba

4. Gunakan kalimat Membantu

Lagi-lagi tentang kesan. .

Kesan ditangkap lebih cepat dari pesan.

Jadi kalau Anda minta calon pembeli untuk transfer.

Gunakan kata

“Boleh”, “Bisa”, “Silahkan”, “Saya bantu”

Supaya gak terkesan menyuruh-nyuruh, hehe.

Terakhir

Apakah Artikel Ini Bermanfaat?

Daftarkan Diri Anda Secara GRATIS Di Ribuan Member Yang Telah Bergabung + GRATIS puluhan ebook bisnis & Tools bisnis internet

Gak Ngarep

Ternyata, suasana hati itu mempengaruhi orderan kita lho.

Koq bisa?

Iya, kalau kita salah memaknai arti rezeki.

Coba lihat yang orderannya laris manis, mereka jualan gak pakai ngarep-ngarep, atau maksa-maksa.

Jualannya santai bahkan cenderung happy 😊

Mereka tau kalau rezeki itu dijemput, bukan dikejar.

Kalau dijemput, artinya rezekinya pasti ada.

Kalau dikejar, belum tentu terkejar.

Kalau memang rezeki kita, pasti akan sampai ke kita

Tapi kalau bukan rezeki kita, gak akan pernah kita dapatkan.

Nah, kalau gak paham ini, tercermin dari bahasa pas lagi minta pembeli transfer.

Bisa aja calon pembelinya risih, karena bahasanya gak halus.

Jadi saat jualan, atur dulu hati kita.

Usahanya maksimal, tapi gak boleh berharap ke calon pembeli, supaya pemilihan bahasa kita jadi enak.

Itulah 5 hal yang bisa dicoba supaya kemungkinan closing membesar.

Bisa saja, selama ini calon pembeli kabur karena

Terlalu fokus diharga

Penjualnya gak infokan batasan, atau

Kesan yang disampaikan kurang nyaman. .

Silahkan dicoba tipsnya ya.

Saya doakan semoga hasil jualannya semakin hari, makin besar. . Aamiin.

Sampai ketemu dipesan-pesan Saya lainnya ya. 😊 Silahkan Subscribe agar mendapatkan ilmu terbaru mengenai Penjualan dan Digital Marketing lainnya.

Apakah Artikel Ini Bermanfaat?

Daftarkan Diri Anda Secara GRATIS Di Ribuan Member Yang Telah Bergabung + GRATIS puluhan ebook bisnis & Tools bisnis internet

Tags: , , , , , , , ,


About the Author

Selamat datang di BisnisEka.com Portal sharing dan belajar bisnis internet dan Internet marketing. Tips dan trik bisnis yang akan membantu profit bisnis anda lebih naik lagi



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Top ↑

Bingung Mau Mulai Dari Mana?

Dapatkan Ilmu tentang Penjualan, Pemasaran, dan Pengembangan Bisnis dengan mengisi data di bawah ini Secara GRATIS bersama ribuan member yang telah tergabung.

Bingung Mulai Dari Mana? dapatkan Tips " Prinsip Penting" Memulai Bisnis Dari RumahAkses Sekarang
+